Inilah Cara Sukses Budidaya Ikan Bawal

Inilah Cara Sukses Budidaya Ikan Bawal

Ikan bawal saat ini sedang mengalami peningkatan konsumsi menurut http://agent88bet.co/ masyarakat semakin banyak yang menyukai ikan bawal. Ikan bawal yang lezat dan gurih mulai banyak digemari oleh masyarakat kita. Disamping itu, rasa daging juga cukup enak dan hampir menyerupai daging ikan Gurami. Bila budidaya ikan bawal air tawar dilakukan dengan benar, ikan bawal air tawar tentunya akan menghasilkan keuntungan yang menggiurkan.

Usaha pembesaran ikan bawal atau budidaya ikan bawal dilakukan dengan maksud supaya didapat ikan ukuran konsumsi atau ukuran yang disenangi oleh konsumen. Budidaya Ikan Bawal Air Tawar bisa dilakukan di kolam tanah ataupun kolam permanen, baik secara monokultur maupun polikultur.

Inilah Cara Sukses Budidaya Ikan Bawal

Inilah Cara Sukses Budidaya Ikan Bawal

 

Budidaya Ikan Bawal Air Tawar cukup menjanjikan dibanding dengan budidaya ikan air tawar lainnya. Ikan Bawal air tawar memiliki beberapa keistimewaan antara lain :
Nafsu makan tinggi dan termasuk pemakan segalanya (OMNIVORA) yang condong lebih banyak makan dedaunan, dengan begitu pakan pelet bisa ditekan.
Pertumbuhan ikan bawal cukup cepat
Daya tahan yang tinggi terhadap kondisi limnologis yang kurang baik
Rasa daging ikan bawal juga cukup enak, hampir menyerupai daging ikan Gurami hingga digemari masyarakat.

Tahapan Budidaya Ikan Bawal Air Tawar

1. Persiapkan Kolam Budidaya Ikan Bawal Air Tawar

Kolam Budidaya Ikan Bawal Air Tawar dipersiapkan seperti halnya kolam ikan air tawar lainnya. Persiapan kolam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan makanan alami dalam jumlah yang cukup. Awalnya kolam dikeringkan sampai tanah dasarnya benar-benar kering. Tujuan pengeringan tanah dasar kolam antara lain :
Membasmi ikan-ikan liar yang bersifat predator dan atau kompetitor (penyaing makanan).

Mengurangi senyawa-senyawa asam sulfida (H2S) dan senyawa beracun lain yang mungkin terbentuk selama kolam terendam.
Memungkinkan terjadinya pertukaran udara (aerasi) tanah dasar kolam, dalam proses ini gas-gas oksigen (02) akan mengisi celah-celah dan pori-pori tanah.
Perbaiki pematang kolam dan perkuat kembali untuk menutup kebocoran-kebocoran, pekerjaan ini bisa dilakukan sambil menunggu dasar tanah kolam kering.
Sesudah dasar kolam benar-benar kering, dasar kolam perlu dikapur dengan kapur tohor ataupun dolomit dengan dosis 25 kg per 100 meter persegi. Pengapuran dilakukan untuk meningkatkan pH tanah, juga bisa untuk membunuh hama ataupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan.

Kolam budidaya ikan bawal tidak mutlak harus dipupuk. Sebab makanan ikan bawal sebagian besar didapat dari makanan tambahan atau buatan. Namun jika dipupuk bisa memakai pupuk kandang 25 – 50 kg/100 m2 dan TSP 3 kg/100 m2. Pupuk kandang yang pakai mesti benar-benar yang sudah matang, supaya tidak menjadi racun bagi ikan.

Sesudah pekerjaan pemupukan selesai, kolam budidaya ikan bawal diisi air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari, kemudian air kolam ditambah sedidit demi sedikit hingga mencapai kedalaman awal 40-60 cm dan terus diatur sampai ketinggian 80-120 cm tergantung kepadatan ikan. Bila warna air sudah hijau terang, baru benih ikan ditebar (biasanya 7~10 hari setelah pemupukan).
2. Pemilihan dan Penebaran Benih Ikan Bawal

Pemilihan benih.

Pemilihan benih mutlak sangat penting, sebab hanya dengan benih ikan bawal yang baik yang akan hidup dan tumbuh dengan baik.
Ciri-ciri benih yang baik antara lain sehat, anggota tubuh lengkap, aktif bergerak, ukuran seragam, tidak cacat, tidak membawa penyakit, dan jenis unggul.

Penebaran benih

Sebelum benih kita tebar dikolam budidaya ikan bawal, benih perlu diadaptasikan. Tujuannya supaya benih ikan tidak dalam kondisi stress saat berada dalam kolam.
Cara adaptasi : Benih ikan yang masih terbungkus dalam plastik dan masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan hingga dinding plastik mengembun. Ini tandanya air kolam dan air dalam plastik sudah memiliki suhu yang sama, sesudah itu buka plastiknya. Air dalam kolam dimasukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik tempat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih ikan bawal ditebar atau dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

3. Pakan Berkualitas dan Cara Pemberian

Kualitas dan kuantitas pakan sangat penting dalam budidaya ikan bawal, sebab dengan pakan yang baik ikan bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan. Kualitas pakan yang baik merupakan pakan yang memiliki gizi yang seimbang baik protein, karbohidrat maupun lemak serta vitamin dan mineral. Ikan bawal bersifat omnivora, maka makanan yang diberikan dapat berupa pelet pabrikan maupun berupa daun-daunan. Pakan ikan bawal yang diberikan sebanyak 3-5 % berat badan (perkiraan jumlah total berat ikan yang dipelihara). Pemberian pakan bisa ditebar secara langsung, usahakan penebaran merata keseluruh kolam.

4. Panen dan Pasca Panen

Panen budidaya ikan bawal bisa dilakukan sesudah ikan bawal dipelihara 4-6 bulan, waktu tersebut ikan bawal sudah mencapai ukuran kurang lebih 500 gr/ekor, dengan kepadatan 4 ekor/m 2. Untuk pasar lokal biasanya sudah bisa di panen saat usia 3 bulan saat berat ikan bawal mencapai 250 gr/ekor. Alat yang digunakan untuk panen biasanya berupa jaring bemata lebar. Ikan bawal hasil pemanenan sebaiknya penampungannya dilakukan ditempat yang luas (tidak sempit) dan keadaan airnya selalu mengalir.

Budidaya ikan bawal air tawar cukup mudah dibandingkan dengan budidaya ikan lainnya. Apalagi ikan bawal suka makan dedauanan hingga bisa mengurangi konsumsi pakan pellet, hingga bisa mengurangi biaya tinggi pada pakan.

Pakan sendiri adalah komponen utama yang saat ini harganya cukup mahal. Bila tidak diimbangi dengan pakan lain menyebabkan margin yang didapatkan menjadi semakin kecil. Budidaya ikan bawal bisa juga dilakukan di kolam Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung, biasanya dilakukan untuk budidaya ikan bawal air laut.